Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2012

Perbedaan Cinta dan Nafsu

1. cinta itu ajeg dan bersabar | nafsu itu memburu dan terburu-buru
2. cinta itu pengorbanan | nafsu itu menuntut korban
3. cinta itu bicara masa depan | nafsu itu yang penting sekarang
4. cinta itu tak habis, abadi sepanjang masa | nafsu itu habis dalam sesaat saja
5. cinta itu inginkan kebaikan | nafsu itu menyangka inginkan kebaikan
6. cinta itu menyadari | nafsu membuat lupa diri
7. cinta itu berbagi | nafsu itu egois
8. cinta itu merindu yang sudah pasti | nafsu itu menggalau yang belum pasti
9. cinta berarti melindungi | nafsu itu seringnya mengancam
10. cinta itu ibadah | nafsu itu maksiat
11. cinta diterangi jujur | nafsu diselimuti dusta
12. cinta itu menikah | nafsu itu pacaran
diambil dari :Felix Siauw

Selasa, 24 Juli 2012

Resiko dari memulai sebuah tindakan untuk mengejar impian | The risks of starting an action to pursue your dream |Mario Teguh

The risks of starting an action to pursue your dream are less than the risks of giving up.

The only risk of starting something good is the must to continue with refreshed effectiveness.

But, the risk of giving up is losing the success that is just around the corner.
Indonesian :

Resiko dari memulai sebuah tindakan untuk mengejar impian Anda – lebih kecil daripada resiko dari menyerah dan berhenti.

Satu-satunya resiko dari memulai sesuatu yang baik adalah keharusan untuk meneruskan dengan keefektifan yang selalu disegarkan.

Tapi, resiko dari menyerah adalah kehilangan keberhasilan yang terletak dekat di tikungan di depan sana.
 
sumber : Fb Mario Teguh Daily

Senin, 23 Juli 2012

Three Super Steps | Mario Teguh

Three Super Steps
ACHIEVING YOUR PERSONAL GREATNESS

1. Plan big
2. Start small
3. Rely on yourself



Tiga Langkah Super
MENCAPAI KEBESARAN PRIBADI ANDA

1. Rencanakan yang besar
2. Mulai dari yang kecil
3. Bergantunglah kepada diri Anda sendiri
 
sumber fb Mario Teguh Daily

Sabtu, 21 Juli 2012

Seorang Penghianat | Mario Teguh

Ketika seseorang mengkhianatimu, sesungguhnya dia mengkhianati kebaikan dari dirinya sendiri.

Dia kehilangan dirimu beserta kebaikan yang datang bersama cinta dan persahabatanmu.

Mario Teguh - Loving you all as always
 
sumber : Fb Mario Teguh

Jumat, 20 Juli 2012

Cerita Lucu Wanita Matre | Mario Teguh

Om Mario, aku mau ngeluh nih. Kenapa wanita sekarang pada matre?

Hmm … baru tahu? Sebetulnya mereka dari dulu sudah begitu.

Oh ya? Mereka dulu sudah matre?

Bukan, kalau dulu namanya bukan matre, tapi moto duiten.

Terus gimana kita bisa dapat yang baik?

Ooh jangan salah kira. Yang baik pun, mereka juga begitu!

Kenapa Om?

Dulu, sebelum saya menikah, saya kira semua wanita itu mata duitan, ternyata … betul!

Kwk wk wk … kak kak kaaaak … huk! uhuk!

He he … nih, minum dulu …

Aduh Om, aku keselek nih. Tapi apa Tante Linna juga seperti itu?

Ya iyalah! Kalau dia tidak memaksa saya – dengan lembut – untuk berhasil secara finansial, keluarganya khan tidak akan bebas tumbuh dengan sehat, ceria, dan luas melihat dunia.

Kenapa gitu?

Wanita itu pemimpin yang sesungguhnya di keluarga kita.

Tapi khan lebih sulit cari uang? Laki-laki yang cari uang itu khan harusnya yang memimpin?

Kau pikir begitu? Coba pikirkan ini. Sulit mana bagi suami mencari uang sedikit, atau istrinya mengelola keluarga dengan uang sedikit yang dihasilkan oleh suaminya itu?

Yaaa … lebih sulit mengelola hidup dengan uang sedikit. Kalau cari uang sedikit mah, laki-laki sudah biasa.

Jadi kalau begitu, apakah salah jika wanita memilih laki-laki yang lebih pandai, lebih rajin bekerja, lebih tinggi cita-citanya, dan lebih besar dan jelas rencana-rencananya?

Nggak sih Om. Kalau aku jadi wanita milihnya juga gitu.

Ya, kalau jadi wanita, kau ini agak cantik juga.

Apaaaa???

He he he …

Jadi terus aku harus gimana nih Om?

Jangan ditolak lagi, bahwa engkau harus menjadi pilihan pertama bagi sebaik-baiknya wanita. Belajarlah dengan baik, impikanlah yang besar, bekerja-keraslah engkau dalam kejujuran, jadikanlah dirimu pribadi yang baik dan ramah kepada sesamamu.

Berapa lama aku harus begitu Om?

Selama yang diperlukan untuk sukses?

Lama Om?

Tergantung kepada kesegeraanmu bertindak. Jika engkau malas, keberhasilanmu lama. Jika engkau suka menunda, keberhasilanmu semakin jauh. Dan jika engkau suka menghindari pekerjaan, maka keberhasilanmu bersembunyi entah ke mana.

Jadi sebetulnya aku sukses atau tidak itu, tergantung aku ya Om?

Ya.

Tuhan bagaimana?

Tuhan menunggumu berupaya, baru Dia memberi yang kau minta.

Kalau aku nggak berupaya?

Tuhan menunggu.

Berapa lama.

Ooh … Tuhan itu Maha Sabar, jadi Dia akan menunggumu sampai kapan pun.

Kalau aku belum sukses sampai mati, gimana?

Kapan?

Apanya?

Matinya?

Lho? Yah nggak tahu?

Makanya, jangan pikirkan yang menjadi keputusan Tuhan. Perhatikan yang ada dalam keputusanmu.

Hmm … betul juga. Makanya, Om Mario jangan suka menunda, itu tidak baik.

Betul, terima kasih.

Jangan sampai kalah sama yang muda ya?

Super sekali! Terima kasih. Sampai nanti ya?

Sumber FB Mario Teguh

The lack of peace is a loving | Mario Teguh Daily at Facebook

The lack of peace is a loving sign that is specifically addressed to the souls who put forward temporary pleasures.

May your worries and fears be changed into peacefulness and courage to do the things you already know as important for your life.

May God bestow abundant love and happiness to you, so that you can share the beauty of your heart to others.

Amen

---------------

Mario Teguh

---------------

Ketidak-damaian adalah tanda penuh kasih yang secara khusus ditujukan kepada jiwa-jiwa baik yang sedang mendahulukan kesenangan sementara.

Semoga kekhawatiran dan ketakutan Anda diubah menjadi kedamaian dan keberanian untuk melakukan yang sudah Anda ketahui sebagai yang penting bagi hidup Anda.

Semoga Tuhan melimpahkan cinta dan kebahagiaan yang berlebih, agar Anda bisa membagi keindahan dari hati Anda untuk sesama.

Aamiin

Senin, 14 November 2011

Pesan di FB Mario Teguh

Meninggalkan kebiasaan buruk bukanlah pengorbanan, tapi ketegasan baik dari hati yang ikhlas.

Seperti,

Berhenti memasukkan zat-zat berbahaya ke paru-paru dan pembuluh darah.

Sedangkan …

Pengorbanan adalah meninggalkan kebaikan kecil untuk mencapai kebaikan yang lebih besar.

Seperti,

Meninggalkan anak dan istri terkasih di rumah, saat kita pergi mencari rezeki Tuhan.

Dan seperti,

Meninggalkan tontonan yang asyik di TV, untuk belajar agar lulus ujian, agar bisa diterima bekerja, dan agar bisa menjadi pribadi yang mandiri.

Hanya sesuatu yang baik, yang bisa dikorbankan untuk mencapai kebaikan yang lebih besar.

Seberapa besarkah kesenangan yang bisa Anda tinggalkan, untuk menjadikan Anda pribadi yang mapan, mampu, dan berwenang?

Mario Teguh - Loving you all as always
MTGW - Wani Piro

Sabtu, 05 November 2011

Cerita Lucu "Alasan Kenpa Orang Tidak Suka Film Porno"

Kenapa aku nggak suka nonton
film porno :

1. Nggak jelas mana jagoan dan
mana penjahatnya !!!
...
2. Terlalu berbahaya.
Semuanya ADEGAN dilakukan
tanpa pemeran pengganti !!!

3. Tidak masuk Akal !!!
Yang cewek sakti banget.
Sudah dikeroyok, ditusuk
puluhan kali, dari depan &
belakang, atas & bawah.
Tapi nggak mati mati !!!
Yg kalah malah cowoknya.
Setelah "nembak" malah lemes
nggak bisa bangun lagi !!!

4. Dialognya terlalu Religius !!!
Ini kan bukan film ROHANI !!!
Nggak Cewek nggak cowok nya
selalu saja teriak teriak "Oh My
God.... Oh My God.....!!! Kok ga da
yg teriak : jama'aaaahhh.....

5.Sering pula pemainnya
melakukan dialog yg plin plan..
Ooohh Yesss..Ooohh Noo....
yg bener yg mana, yes or no ????
Great Thank to Fb Ker :
Arie Akbari

Cerita Lucu "Penyiar Radio dan Fans Yang Lagi Puasa"

Nie cerita orang sdg puasa :

Seorang penyiar radio sedang terlibat percakapan dengan fans-nya

Adoel : Heloo...dengan radio ORA CETHO ?
Penyiar : Benar, dengan siapa nich ?
Adoel : dengan adoel mbak ?
Penyiar : Adoel dimana ?
Adoel : Di depan radio mBak ......
Penyiar : hehehehe.....maksud mBak, Adoel tinggal dimana ?
Adoel : Di solo mBak.....
Penyiar : Adoel aslinya solo ya ?
Adoel : nggak mbak...aslinya ketinggalan di trmpat fotocopy.......
Penyiar : ssssstttt.....adoel dah sablenk ? qiqiqiqi.....
Adoel : marah ya mbak ?
Penyiar : enggakkk.....adoel ada request ?
Adoel : ada mbak....
Penyiar : request lagu apa ?
Adoel : tolong putarin adzan maghrib ..... dah lapar nich....
Penyiar : wkwkwkwkwkwk.....ternyata masih zablenk.....
Great thank to Fb-ker :
Hari Wahjoedi

Jumat, 04 November 2011

Pesan Mario Teguh di FB

Engkau yang sedang kecewa, ijinkanlah aku bertanya kepada hati baikmu,

Apakah engkau membutuhkan kebaikan orang lain untuk merasa bahagia?

Apakah engkau hanya akan berbahagia jika orang lain menjadi seperti yang kau inginkan?

Hari ini, cobalah untuk membebaskan hatimu dari syarat yang berada di luar kemampuanmu untuk memastikan.

Mampukanlah hatimu untuk menemukan kegembiraannya sendiri di tengah kepalsuan dan kekejian orang lain.

Karena,

Sesungguhnya syarat utama bagi kebahagiaanmu bukanlah kesetiaan orang lain yang sering palsu itu, tapi kesetiaanmu untuk melibatkan hati dan pikiranmu sendiri kepada yang baik-baik saja.

Bersyukurlah.

Pengkhianatan ini adalah cara pedih untuk menyelamatkanmu dari kepedihan yang lebih parah dan lebih panjang.

Maka berpikirlah dengan lebih sehat, agar hatimu tak perlu dipedihkan untuk mengerti.

Segera setelah kepedihan ini, akan datang pembahagiaanmu.

Mario Teguh - Loving you all as always

Minggu, 30 Oktober 2011

Profil Tung Desem Waringin | Biografi Tung Desem Waringin | Tokoh Masyarakat Tung Desem Waringin

Tung Desem Waringin (lahir di Surakarta, 22 Desember 1967; umur 43 tahun) adalah seorang motivator marketing Indonesia. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Sebelas Maret, Surakarta pada tahun 1992. Tung mendirikan TDW Your Breaktrough Partner dan saat ini menjabat sebagai Managing Director.
Majalah "Marketing" menobatkannya sebagai motivator ulung, pembicara terbaik, dan pelatih sukses nomor satu di Indonesia. Buku karyanya yang berjudul "Financial Revolution" mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia, MURI, sebagai buku inspirasional pertama dengan penjualan 10.511 buah pada hari pertama diluncurkan.
Ia menikah dengan Suryani Untoro, dikaruniai 3 orang anak: 1 perempuan dan 2 laki-laki.
Lokasi
Afiliasi
Jonru @ TDW Club
Tanggal Lahir
07 Desember 1970
Tentang
Maximize Your Unlimited Potential. http://www.tdwdahsyat.com/ .
.
NB: Ini BUKAN fan page resmi Tung Desem Waringin, tapi dibuat oleh anggota program afiliasinya. Jadi harap maklum bila komentar2 Anda tidak dibalas.
.
http://www.tdwdahsyat.com/
Penghargaan
NB: Ini BUKAN fan page resmi Tung Desem Waringin, tapi dibuat oleh anggota program afiliasinya. Jadi harap maklum bila komentar2 Anda tidak dibalas
Jenis Kelamin
Laki-laki
Informasi Pribadi
NB: Ini BUKAN fan page resmi Tung Desem Waringin, tapi dibuat oleh anggota program afiliasinya. Jadi harap maklum bila komentar2 Anda tidak dibalas

Pembelajaran Rahasia Sukses , Financial, Marketing dan Bisnis Terlengkap, yang telah Mengubah orang biasa, secara langkah-demi-langkah Menjadi Milyuner. Klik http://www.tdwdahsyat.com/
Minat Pribadi
NB: Ini BUKAN fan page resmi Tung Desem Waringin, tapi dibuat oleh anggota program afiliasinya. Jadi harap maklum bila komentar2 Anda tidak dibalas
Email
info@tdwxxxxxx.com
Telepon
Situs Web

Suka dan Minat

Suka


Facebook : Tung Desem Waringin

Pesan di fb Yusuf Mansur Network "TESTIMONI LUAR BIASA - HIDUPNYA HANYA INGIN BERSAMA ALLAH SWT"

TESTIMONI LUAR BIASA - HIDUPNYA HANYA INGIN BERSAMA ALLAH SWT


Hampir semua teman saya berebut mendaftar jadi PNS. Mereka pun bertanya-tanya: “Kenapa dilepaskan peluang emas itu?” “Saya tidak tergiur,”  itu jawaban yang bisa saya jawab. Bukan apa-apa, bagiku ada yang lebih mulia dan menantang dari sekedar jadi PNS dengan  gaji tetap dan pensiunan terjamin. Apalagi, adanya kenaikan gaji guru serta tunjangan sertifikasi.

Tapi, tetap saja, iming-iming itu tak menyurutkan niatku. Langkah berbeda itu murni muncul dari sebuah idealisme yang tumbuh ketika menimba ilmu di sebuah pesantren. Sebuah idealisme untuk menjadi seorang ustad dan dai. Aneh bagi banyak orang memang. Tapi itulah diriku.   

Gila dan bodoh, mungkin umpatan itu yang akan dikatakan kebanyakan orang ke pada saya. Bagaimana tidak? Peluang emas sudah ada di depan mata, justru saya biarkan begitu saja. Padahal, di luar sana, begitu banyak orang sibuk mencari kerja. Entah berapa lamaran pekerjaan yang telah ditolak, setidaknya itu saya ketahui dari berita di surat kabar baik cetak atau elektronik. Tiap hari, hampir ada saja cerita sarjana yang menganggur dan akhirnya hanya jadi pekerja serabutan.

Saya sendiri, selepas kuliah bahasa inggris di sebuah perguruan tinggi swasta ternama di kota Pempek, Palembang tak mengajukan secarik lamaran pekerjaan pun. Apalagi mendaftar jadi pegawai PNS, tak terbersit sedikitpun di hatiku. Padahal, di daerah saya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), peluang jadi PNS masih sangat terbuka lebar. Tingkat sarjana di daerah ini belum begitu signifikan seperti di Jawa.

Bahkan, suatu saat, saya bertemu dekan fakultas bahasa Inggris yang pernah menjadi dosen pembimbing skripsiku. Dia menawariku menjadi dosen di kampusnya. Dia bilang, kualitas speaking dan Inggrisku mubazir jika disia-siakan. Dengan dijadikan dosen, tentu dengan peluang lainnya, setidaknya dapat beasiswa S2. Tapi, lagi-lagi hatiku menolak: ini bukan tujuanku!


Mengetahui hal itu, orangtuaku marah. Katanya, betapa sulitnya orang mencari pekerjaan, eh peluang sudah di depan mata justru diabaikan. Saya sebenarnya bisa memaklumi orangtuaku.  Orangtua manasih yang nggak ingin anaknya jadi orang sukses secara materi dan karir? Tapi, lambat laun setelah saya jelaskan, akhirnya keduanya mau menerima.  Subhanallah,  jarang ada orangtua seperti itu.

Honor tak seberapa

Saya pun mulai menjalani sebagai guru madrasah di sebuah pesantren merangkap sebagai pengasuh. Pesantren yang terletak di Kec Rambutan itu menampung santri yang tidak mampu. Mereka datang dari berbagai tempat di sekitar Palembang. Tak jarang juga yang berasal dari daerah transmigrasi.

Di pesantren ini hanya ada MTs dan SMA. Untuk SMA hanya baru menerima santri putri, karena masih terkendala gedung sekolah. Mencari santri di Palembang bisa dibilang cukup sulit. Animo orangtua menyantrikan anaknya rendah. Tak seperti di daerah Jawa, Madura misalnya. Hampir setiap desa di pulau garam ini ada pesantren dan jumlah santrinya cukup banyak. Sementara, di Palembang, hemat saya, para orangtua lebih suka menyekolahkan anak mereka ke sekolah negeri. Kendati pesantren ini sudah berusia 15 tahun lebih, tapi santrinya sekitar 150 orang.

Saya pun tak mau berhenti hanya berfikir di situ. Mungkin saja kondisi itu karena kualitas di pesantren ini masih rendah. Jadi, belum banyak masyarakat yang berminat. Wajar saja, di pesantren ini, jumlah guru bisa dihitung jari. Itupun kadang masuk kadang tidak. Tak pelak, santri pun jadi jarang belajar. Kualitas mereka juga tak seberapa. Mereka kebanyakan memiliki semangat juang tinggi tapi sedikit ilmu.

Setidaknya, realitas itulah yang membulatkan niatku mengabdi di pesantren ini. Saya tak perduli tentang dosen, karir, PNS atau jabatan lainnya. Bagiku, mengabdi di pesantren ini lebih dari cukup. Para santri yang haus ilmu lebih dari ladang gersang yang harus disirami air. Ibarat di kegelapan, mereka butuh lentera. Lentera yang menerangi mereka dari kebodohan tentang agama dan ilmu. Kondisi inilah yang selalu memompa semangatku untuk menyirami mereka dengan ilmu.

Kendati untuk hal itu, saya harus menjalani kondisi yang bagi kebanyakan orang, mungkin tak menyenangkan. Makan seadanya dan honor tak seberapa. Bahkan, terkadang jika uang operasional sekolah minus, saya tak mendapat honor. Pesantren yang saya tempati pun jauh dari hiruk pikuk kota. Sepi dan sunyi. Sekitarnya hanya hutan karet. Meski demikian, saya merasakan telaga kebahagiaan yang selalu mengisi relunga kalbuku.

Ketika melihat antusiasme mereka belajar dan mengaji al-Qur’an, serasa melihat padi yang sedang menguning di hamparan sawah yang luas. Indah memesona. Apalagi jika memimpin mereka bersujud di sepertiga malam yang senyap, ada kebahagiaan yang tak terlukiskan, lebih indah dari sekadar gemerlap malam yang indah oleh temaram bulan dan bintang.

Meski lauk makan hanya tempe, tahu, kecambah, kangkung, daun singkong dan ikan asin, tapi karena makan bersama-sama jadi terasa nikmat. Lebih nikmat dari sekedar pizza, fried ckicken, ayam panggang dan makanan lezat lainnya, yang biasa menjadi makanan orang Jakarta dan orang kota. Bagiku, makan kangkung di tempat itu, tak ternilai, jika hanya  dibandingkan dengan  fried chicken atau pizza.

Betul apa yang dikatakan pendiri Pesantren Gontor, Ponorogo Imam Zarkasyi: "Jadilah kalian orang besar, orang besar bukanlah orang yang memiliki pangkat yang tinggi, harta yang melimpah, atau ilmu yang luas dikenal orang di mana-mana, akan tetapi orang yang ikhlash mengajar ngaji walau di surau kecil di daerah terpencil."
Saya tak menyesali keputusan ini. Saya rela dianggap bodoh oleh orang banyak. Saya hanya seorang guru kecil di pesantren kecil dan terpencil. Saya hanya berharap kemuliaan di hadapan Allah SWT. Ya, saya hanya berharap terpilih menjadi “orang besar” di mata Allah, ketimbang jadi orang besar di mata manusia.

( Dikisahkan Ust Syafril )

Pendaftaran Santri / Siswa Baru Darul Qur'an DAQU School
TK-SD-SMP-SMA-I'DAAD




Bagi Sobat jamaah yang ingin anak-anaknya gabung didalam pendidikan terpadu pesantren Darul Qur'an, mendapat
pendidikan umum dan agama secara berimbang, serta menjalin silaturahmi dsb silahkan gabung mengikuti pendidikan Darul Qur'an.

Cara ngikutinnya isiin data Formulir sederhana Dulu, Sebagai Berikut :
Nama Lengkap             ( Nama Orang Tua dan Anak )
Alamat                         ( Alamat lengkap atau Kota untuk sementara )
Jenjang Pendidikan      ( Pilihan Tingkat TK-SD-SMA-Perguruan Tinggi / STMIK )
HP                                ( Nomer HP )
Tlp Rumah                    ( Nomer HP )
PIN BB                          ( Nomer HP )

Isian data kirimin lewat email : daftarpondok@ymail.com

Data diatas  khusus buat sobat jamaah dari FB YM Network ini.
Data akan diajukan / dilihat langsung Yusuf Mansur
Dan akan dihubungi oleh para petugas pondok
( koordinator Ust Ahmad Jameel HP -08788 322 0099 )

Sebarkan informasi ini kepada yang lain, demi menebar Masyarakat, dan negara yang memiliki pengetahuan cemerlang dan keberkahan dengan amal shaleh, sebagai sedekah info yang hasilnya balik kepada sobat jamaah sekalian.

Bila ingin daftar lengkap diluar FB ini, silahkan melakukan Registrasi dan Syarat pendaftaran dapat dilihat di website resmi DAQU : http://www.daqu.sch.id ( Bila ingin konfirmasi juga bisa kirimin ke : daftarpondok@ymail.com )
Penerimaan terbatas, lengkapi pendidikan anak-anak anda dengan bekal agama yang baik.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More