Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 September 2011

Istilah-istilah sepak bola


Istilah - Istilah dalam Sepak Bola
1. Back Pass
Back Pass adalah umpan pemain ke arah penjaga gawang sebagai upaya untuk mengamankan wilayah pertahanan.

2. Clearing
Clearing adalah menghalau bola di daerah pertahanan sejauh mungkin ke arah depan.

3. Bicycle kick
Bicycle kick yaitu tendangan akrobatik ke gawang lawan untuk menyambut umpan silang dengan cara melompat membelakangi gawang sambil menendang bola dilewatkan kepala penendang (tendangan salto).

4. Tendangan Gawang
Tendangan Gawang adalah tendangan yang dilakukan dari daerah gawang sebagai akibat keluarnya bola melewati garis gawang, dimana sentuhan terakhir dilakukan oleh pemain penyerang.

5. Tendangan Sudut
Tendangan Sudut adalah tendangan dari daerah sudut lapangan oleh pemain penyerang karena bola melewati garis gawang setelah menyentuh pemain bertahan.

6. Intercept
Intercept biasanya disebut cara untuk memotong umpan lawan.

7. Tendangan Voli
Tendangan Voli adalah tendangan oleh pemain penyerang menendang bola hasil umpan lambung tanpa menunggu bola menyentuh tanah.

8. Tendangan First Time
Tendangan First Time adalah tendangan oleh pemain penyerang menendang bola dengan keras ke arah gawang pada kesempatan pertama (sentuhan pertama dengan bola).

9. Tendangan Penalty
Tendangan Penalty adalah tendangan yang dilakukan dari titik pinalti di dalam daerah Penalty, dengan jarak 11 meter dari gawang. Penalty terjadi jika pemain melakukan pelanggaran terhadap pemain lawan di kotak tersebut (kotak penalty timnya sendiri).

10. Offside
Offside artinya pemain penyerang berada pada posisi lebih dekat ke gawang lawan dari pada pemain bertahan lawan sebelum bola diumpan oleh rekannya. Faktor yang dapat menggagalkan pemain terkena offside walaupun berada pada daerah offside dengan tidak mengambil bola atau tidak aktif dan saat teman mengoper kita, berdirilah di luar lapangan (jika kita berada di luar lapangan, kita dianggap tidak aktif a.k.a pasif) dan masuk ke dalam lapangan mengejar bola. Jika pemain melanggar offside, team B pada perumpamaan diatas akan mendapatkan tendangan bebas tetap di tempat kejadian.

11. Handsball
Handsball terjadi apabila pemain (selain kiper) menyentuh bola dengan tangan. Penjaga gawang juga akan dinyatakan handsball jika menyentuh bola di luar daerah pinalti.

12. Total Football
Total Football adalah sistim permainan yang dikembangkan Belanda dengan melakukan serangan secara simultan ke arah gawang lawan oleh semua pemain, selain penjaga gawang.

13. Tendangan First Time
Tendangan First Time adalah tendangan yang cukup ampuh dan mematikan, karena bola dapat bergerak liar dan susah dijangkau kiper. Biasanya tendangan first time adalah umpan atau bola muntah yang melambung atau juga bisa mendatar dan langsung ditendang ke gawan dengan keras, maka bolanya dapat bergerak liar.

14. Back Heel
Back Heel adalah trik menendang dalam sepak bola yaitu menendang dengan menggunakan tumit kaki. Trik ini cukup ampuh untuk mengelabui musuh.

15. Diving
Diving adalah istilah dalam dunia sepak bola yang mengacu pada tindakan pemain yang sengaja beraksi seperti terjatuh dan kesakitan setelah menerima perlakuan pemain lawan. Diving biasa dilakukan agar pemain dan timnya mendapatkan keuntungan berupa tendangan bebas, tendangan penalti, bahkan dikeluarkannya pemain lawan yang dianggap mengasari pemain yang melakukan diving. Untuk yang ketahuan melakukan diving, akan langsung dikenakan kartu kuning oleh wasit. Jika ketahuan melakukan diving yang mengakibatkan tim lawan kalah (misal: diving di kotak penalti sehingga mendapat penalti), akan diberikan sanksi.

16. Pertandingan Derby
Pertandingan derby adalah pertandingan antara tim sepak bola yang mempertemukan dua tim yang masing-masing memiliki sejarah dan rivalitas tinggi. Pertandingan derby dapat terjadi karena persaingan prestasi antara kedua tim, persaingan antara dua tim satu kota yang membuat pertandingan menjadi bergengsi.
Contoh Pertandingan Derby :

Derby della Madonnina : AC Milan vs Inter Milan
Derby della Capitale : AS Roma vs SS Lazio
Derby della Mole : Juventus vs Torino F.C.
Derby d'Italia : Juventus vs Inter Milan
Derby of Manchester : Manchester United F.C. vs Manchester City F.C.
Derby of Great London : Arsenal F.C. vs Chelsea F.C.
Derby of Merseyside : Liverpool F.C. vs Everton F.C.
North-West derby : Manchester United F.C. vs Liverpool F.C.
Derby of Manchester: Manchester United F.C. vs Manchester City F.C.

North London derby : Arsenal F.C. vs Tottenham Hotspur
El Clásico : Real Madrid vs FC Barcelona
Madrid derby : Real Madrid vs Atlético Madrid
El Derbi Barceloní : FC Barcelona vs RCD Espanyol 

17. Hattick dan Quattrik
Hattick adalah istilah untuk pemain yang mencetak 3 gol dalam 1 pertandingan. Quattick adalah istilah untuk pemain yang mencetak 4 gol dalam 1 pertandingan.

18. Injury Time
Injury Time adalah istilah perpanjangan waktu dalam sepak bola. Injury time diberikan saat ujung babak. Biasanya injury time berkisar antara 1-4 menit, ada yang lebih dari 4 menit, tetapi itu terjadi sebab waktu bermain terbuang karena suatu konflik atau kejadian tertentu.

19. Boxing Day
Boxing Day adalah Pertandingan yang lige premier Inggris yang digelar satu hari setelah natal (25 Desember).

20. Zamora Trophy
Zamora Trophy adalah tropi untuk kiper di la liga spanyol yang memegang rekor paling lama tidak kebobolan dalam satu musim kompetisi

21. Silver goal
Silver goal ialah istilah untuk gol yang dicetak di masa perpanjangan waktu dimana setelah gol terjadi, maka pertandingan akan dihentikan telah jeda babak perpanjangan terdekat berakhir. Jika goal terjadi di masa perpanjangan pertama, maka pertandingan selesai setelah isitirahat babak tersebut berakhir.

22. Golden goal
Golden goal adalah istilah untuk gol yang dicetak di masa perpanjangan waktu dimana setelah gol terjadi, maka pertandingan akan langsung dihentikan

23. Ball Possesion
Ball Possesion yaitu istilah untuk penguasaan bola, artinya berapa lama waktu atau prosentase bola jatuh ke kaki total seluruh pemain dari sebuah klub dalam sebuah pertandingan

24. Treble Winner
Treble Winner adalah Istilah untuk klub pemenang tiga piala dalam tiga kejuaraan yang berbeda dalam satu musim kompetisi. Manchester United adalah salah satu klub yang pernah meraih title ini.

25. Starting eleven
Starting eleven adalah istilah untuk 11 pemain utama yang mengisi sebuah tim sepakbola dan dimainkan sejak menit pertama
sumber : dari berbagai sumber

Senin, 15 Agustus 2011

RGN FC Yunior Giat Berlatih Bermain Bola

           RGN FC Yunior merupakan klub sepak bola Desa Kroyo Lor yang masih muda. Banyak dari pemain yang masih muda. Mereka umumnya masih anak-anak baik dari sekolah dasar ataupun sekolah menegah pertama. Semangat merke patut untuk diajungi jempol karena tidak hanya saat mereka tidak berpuasa mereka berlatih, tetapi walaupun puasa di Bulan Ramdhan ini mereka tetap berlatih.

Suasana saat pemain RGN FC Yunior berlatih bola
         Mereka berlatih di lapangan Desa Kroyo Lor. Ini tentu sangat baik untuk masa yang akan datang mungkin nantinya mereka bisa menjadi pemain yang hebat.

(agusrahmata@gmail.com)

Sabtu, 16 Juli 2011

Lapangan Desa Kroyolor, Tempat Latihan RGN (Kroyolor)

Lapangan Desa Kroyo Lor.




Gawang di Lapangan Desa Kroyo Lor sebelah Barat



Lapangan Desa Kroyolor merupakan temapat latihan bagi RGN FC. Lapangan ini walaupun jauh dari fasilitas yang standar dari segi panjang dan lebar tetapi patut kita berikan penghargaan kepada mereka. Di Lapangan ini mereka giat berlatih sepak bola yang langsung dilatih oleh Agung S.P. dan Bpk. Amin.
Logo RGN FC            
Gambar tersebut merupakan logo dari RGN FC yaitu salah satu klub sepakbola dari Desa Kroyolor kecamatan Kemiri, Kab. Purworejo. Klub ini layak diperhitungkan di Daerah Kemiri karena sejarahnya yang luar biasa.

Berikut ini adalah gambar dari para pemain RGN FC Kroyo Lor.
Pemain-Pemain Generasi Baru RGN FC Sekarang





Pemain Senior dari RGN FC


Untuk lebih mengerti tentang RGN FC Kroyo Lor silahkan gabung ke group di FB : RGN FC Kroyo Lor
Atau silahkan komunikasikan dengan Pelatih  Lewat Facebook : Agung Siwi Pamungkas
 Disclaimer : Halaman ini masih berupa rintisan.

Jumat, 08 Juli 2011

Pendidikan : Kritik Dalam Pelaksanaan Ujian Nasoinal dan Relevansinya Tentang Pendidikan Karakter di Indonesia

Selama ini pendidikan karakter menjadi wacana Pemerintah khusunya Kemetrian Pendidikan Nasional di Indonesia. Lalu bagaimana seharusnya pendidikan karakter itu di laksanakan bagaimana pula relevansinya ujian nasional terhadap pendidikan karakter ini. Saya menjadi heran saat melihat mengapa siswa-siswa saat melaksanakan unjian nasional menyontek lalu bagaimana menindak lanjuti hal yang terjadi ini. Apakah pendidikan nasinal yang berkarakter di nilai dengan hasil ujian nasional yang hanya beberapa mata pelajaran sebut saja yang populer MTK, BI, B Ing dan Produktif.

Apakah dasar pengambilan keputusan hanya bisa lewat mata pelajaran tertentu. Tidak kah Pemerintah kreatif dalam menangani kegiatan contek masal. Akankah tindak kriminal siswa bisa di tekan. Mungkinkah pendidikan Indonesia membaik. Saya sangat percaya itu. Tetapi kita harus berusaha dari semua pihak baik pemerintah, pengajar, siswa dan masyarakat umum.

Pertanyaan 1 : Masih adakah siswa yang mencontek dengan berbagai media dalam melaksanakan ujian nasional?
Jawaban saya : Masih ada bahkan sekarang cenderung meningkat saya bahkan mendengar sendiri ada yang membawa HP kalau saya boleh jujur saya memang tidak menyontek tapi saya yang memberikan contekan.
Pertanyaan 1a : Lalu bagaimana pendidikan karakter diterapkan dalam hal terjadinya kecurangan/contek masal ini?
Jawaban saya : Mengapa tidak di tekankan kepada siswa bahwa mereka jangan mengejar nilai tapi mengejar kepahaman.
Pertanyaan 1c : Jika kita menekankan kepahaman siswa bagaimana cara penilaiannya?
Jawaban saya : Kepahaman tidak isa dinilai tetapi kepahaman akan terlihat saat mereka mengerjakan soal nilailiah saat itu.
Pertanyaan 1d : dengan demikian apakah perlu Ujian Nasioanal berlangsung?
Jawab : Saya katakan sangat perlu bahkan butuh.
Pertanyaan: 1e : tetapi bagaimana jika terjadi kecurangan lagi?
Jawab : Seharusnya kita menjadi orang bijak, mengapa soal tidak kita buat untuk melatih kepahaman bukan untuk membingungkan mereka, di sini bukan saya mengatakan soal itu harus mudah tetapi bagaimana langkah suatu hal dilakukan.
P 1f : Lalu patutkah pemerintah menetapkan standar nilai?
Jawab: Itu justru harus.
P 1g: apa tidak memberatkan siswa?
Jawabb: tidak sama sekali, pemerintah perlu adakan sosialisai, dan juga perlunya memotivasi siswa untuk belajar, karena sebetulnya mereka mampu, seperti saya ini saya tidak ada yang mencontek dan hasilnyapun lulus mengapa mereka tidak bisa melakukannya.
P 1h : Mereka kan berbeda dg anda?
J : Ya tentu saja berbeda mereka sebenarnya mampu mengerjakan soal tersebut ingat sebelumya saya pernah menekankan tentang kepahaman bukan.
P 1i : Sebenarnya apa yang terjadi sehingga siswa  malah melakukan tindakan bodoh ini?
J : mereka sebenarnya tidak ingin menyontek, tetapi dalam dirinya tersimpan doktrin untuk mencontek betapa tidak dari awal pendidikan mereka kurang dilatih mental mereka seharusnya celah ini bisa dijadikan pemecahan.
P 1j : celah pemecahan apa yang dimaksud ?
J  : celah pemecahan masalah ini terdapat pada psikologi siswa mengapa tidak kita buat mereka mengenali diri mereka supaya mereka percaya akan dirinya mampu.
P 1j : Jika anda tahu kemarin ada berita tentang anak yang melaporkan bahwa terjadi contek masal tetapi anehnya malah pelapor ini yang disalahkan?
J : ini memang kesalahan yang sangat memalukan di Indonesia saat ini keadilan tentang bagaimana Ujian Nasional terutama pelaporan kecurangan in seharusnya ada pada pengawas.
P1k : Tetapi lebih miris lagi pengawas juga malah membiarkan ini terjadi?
J : ini adalah mental yang kurang baik yang di tunjukan oleh pengawas yang mana adalah seorang guru, mereka takut bahwa jika pengawasan ketat nantinya pengawasan untuk murid mereka juga ketat, hal ini dikarenakan mereka yang tahu sama lainnya.
P 1l : bagaimana mnurut anda pemecahan masalahnya?
J : Mengapa tidak memberikan kepahaman kepada guru bahwa siswa itu harus di ajari yang baik bukan. Motivasilah ia.
P 1m: Waktu ujian nasional yang sekarang apakah membuat siswa bingung?
J : tentu sekali ini juga membuat guru bingung seharusnya, ada penelolaan yang aik dengan waktu yang sedikit ini.
P1n: Soal ujian nasional terkadang ada yang bocor ini bagaimana?
J : itu biasanya memeang bisa terjadi akibat adanya oknum yang nakal dari guru ataupun orang yang di bayar (bisa saja petugas seperti gayuskan bisa pergi-pergi).
P : apakah menurut anda ujian nasional itusangat memaksa?
J : iya, selain karena pemaksaan ini, dari pihak guru atau pelajar kurang siap (baca : santai, serius, sukses) sehingga mereka terkesan nilai itu utama padahal pengajaran itu bukan untuk mencari nilai tetapi kepahaman bukan.
P : Tentang cara penentuan kelulusan yang berdasa 60% dan 40% pendapat anda gimana?
J : ini sangat baik tetapi terkandung hal yang sangat memalukan terdapat beberapa oknum guru yang sengaja menaikan nilai siswa, sehingga cara bisa membuat siswa lulus semua tetapi mengabaikan aspek kepahaman siswa. Sehingga siswa malas dalam belajar. Bahkan di tempat saya (baca Purworejo) ada guru yang memberitahukan hal in kepada siswa bahwa nilai mereka (baca UAS) ada minimalanya dari sekolah. Ini tentunya menimbulkan efek yang negatif untuk kepribadian siswa(malas)
P : Kemudian, apa yang perlu diperbaiki?
J : pertanyaan bagus, yang perlu di perbaiki ini dari atas sampai bawah (pemerintah ampe siswa)
, sistem, dan perlunya motivasi siswa.
P : tentang karakter gimana cara mengembangkankanya?
J : perlunya sistem disiplin  yang baik sebut saja seperti ala semi militer saat pemain sepak bola indonesia.
dilatih
P : kemana jika terjadi kecurangan kita melapor?
J : maaf untuk pertanyaan in saya tidak terlalu tahu mungkin langsung aja kali ke kemendiknas.
P: Ada yang menganggap soal un itu membosankan?
J : maaf bagian mana yang membosankan?
P : soalnya yang panjang sbut aja BI?
J: oh klo itu memang terlihat membosankan mungkin pemerintah perlu mendesain supaya pajang tetapi tidak membosankan.
P: ada yang mengatakan bahwa sistem penilaian ini menimbulkan mutu pendidikan turun?
J: memang benar ada orang yang mengatakan demikian termasuk saya sendiri, saya bukan ingin meprotes cara ini tapi saya mengkritisi bahwa cara in cukup memberikan keadilan pada siswa tetapi terjadi kecurangan di pihak guru.

sekian dan terimakasih. hanya iseng2 aja daripada ga ada tulisan yang di post.
(agusrahmata@gmail.com)

Kamis, 23 Juni 2011

Teknik Mengoper Bola

Xavi Hernandez

Para pakar dan legenda sepakbola mengatakan,”Siapa tidak bisa umpan-mengumpan, ia tidak bisa bermain sepakbola.” Mengumpan memang keterampilan dasar yang paling penting dalam sepakbola. Hampir setiap detik dalam pertandingan sepakbola dipenuhi dengan kegiatan mengumpan. Namun, bagaimanakah mengumpan yang baik? Berikut ini beberapa tips singkatnya.

1.Umpan yang baik adalah umpan yang akurat, berkecepatan tepat (tidak terlalu lembek dan tidak pula terlalu keras), tidak mudah dihadang atau ditangkap lawan, mudah diterima atau dikontrol oleh sasaran, dan kalau bisa tidak terbaca oleh lawan.

2.Gunakan teknik yang tepat untuk mengumpan. Umpan pendek biasanya dilakukan dengan bola bawah. Umpan panjang biasanya dilakukan dengan bola lambung, karena lebih keras (cepat) dan tidak mudah dipotong oleh lawan. Anda bisa juga mengumpan ke belakang tanpa berbalik dengan menggunakan tumit (heel pass) atau sol sepatu Anda.

3.Umpan-umpan pendek secara umum lebih menjamin tim kita bisa menguasai bola, karena bola bisa ditransfer secara akurat diantara para pemain tim kita. Akan tetapi untuk itu, tim kita harus memiliki lini tengah yang handal. Adapun umpan-umpan panjang memang bisa menghemat waktu akan tetapi kurang akurat (seringkali bolanya fifty-fifty) sehingga kurang menjamin tim kita bisa menguasai bola. Jika tim Anda kalah di lini tengah (bola sulit mencapai pertahanan lawan) maka giat melakukan umpan panjang dari belakang langsung ke depan merupakan pilihan yang baik. Hanya saja untuk itu tim Anda harus memiliki striker yang baik dan mesti didukung dengan formasi yang sesuai. Yang baik adalah jika tim Anda menggunakan umpan-umpan pendek dan umpan-umpan panjang sekaligus secara proporsional dan sesuai kebutuhan.

4.Jika Anda bisa mengumpan maka umpankanlah. Anda hanya boleh menggiring bola kalau kesulitan untuk mengumpan atau kalau dengan menggiring itu Anda yakin akan bisa mencetak gol. Ingatlah bahwa mengumpan dan menggiring itu memiliki tujuan utama yang sama yakni mentransfer bola dari satu titik ke titik yang lain, akan tetapi mengumpan itu lebih cepat – bola yang ditransfer dengan cara diumpan akan mencapai titik tujuan lebih cepat daripada jika digiring, seberapapun cepatnya giringan itu – dan lebih hemat energi. Sekali lagi, jangan banyak giring kalau Anda bisa mengumpankannya. Seringkali banyak giring hanya akan membuat serangan kita terpatahkan. Akan tetapi, baik juga bagi Anda untuk tidak tergesa-gesa mengumpan bola (asalkan Anda punya ruang untuk itu) dengan dua tujuan : 1) untuk mencari sasaran umpan yang paling baik, 2) untuk menciptakan konfigurasi yang lebih baik untuk kemudian mengumpan ketika konfigurasi yang lebih baik itu tercipta.

5.Jika sasaran umpan sedang berhenti maka berilah ia umpan di kakinya, namun jika sasaran umpan sedang berlari maka berilah ia umpan didepannya secara terukur. Demikian pula, mengumpan itu tidak selalu harus kepada sasaran (pass to player, pass to feet). Mengumpan juga bisa dilakukan kepada ruang kosong dengan harapan teman kita akan berlari ke arah bola (pass to space). Sekali lagi, mengumpan tidak harus kepada sasaran tetapi bisa juga ke ruang kosong yang tepat. Bahkan, seringkali mengumpan ke ruang kosong itu lebih baik daripada mengarahkan bola tepat ke sasaran umpan. Namun perlu diingat bahwa umpan Anda ke ruang kosong harus lebih mudah diterima oleh teman daripada lawan. Jangan bola fifty-fifty, apalagi yang lebih mudah diterima oleh lawan daripada teman.

6.Visi (pandangan) sangatlah penting. Pemain yang dituntut memiliki visi yang paling baik adalah playmaker. Berikan visi yang luas pada lapangan, lihat posisi para pemain di lapangan, pikirkan pola pergerakan yang akan tercipta, tentukan sasaran umpan yang paling baik, lalu umpankan bola. Bagilah dengan baik visi Anda antara bola dan lapangan. Semakin mahir seorang pemain, ia akan bisa memberikan visi yang lebih besar ke lapangan. Selama kita melakukan visi, pikirkan dengan cepat kemana harus mengumpan. Jangan terlalu lama berpikir karena lawan akan memanfaatkannya untuk menata konfigurasi mereka. Yang lebih baik adalah jika Anda sudah mengetahui apa yang akan Anda lakukan sebelum Anda menyentuh bola.

7.Setelah Anda mengumpan, segeralah berlari untuk mencari posisi yang paling tepat (prinsip pass and move). Jadi, setelah mengumpan jangan hanya diam dan bengong memandangi bola saja. Setidak-tidaknya, carilah posisi sehingga Anda bisa diberi umpan balik. Demikian pula, jika teman Anda sedang kesulitan untuk mengumpan maka carilah posisi yang baik agar teman Anda bisa mengumpankan bola kepada Anda (support).

8.Jika Anda memberi umpan kepada teman yang sedang ditempel (dibayangi) maka umpankanlah bola ke sisi yang paling aman, sehingga bola bisa dikuasai oleh teman kita tersebut sementara lawan yang sedang menempeli kesulitan untuk merebut bola.

9.Jangan biarkan bola terperangkap di daerah kelewat padat (overload). Manfaatkan lebar lapangan. Jika sayap kiri lapangan sedang overload, pindahkan bola ke sayap kanan lapangan. Bagus juga jika tim kita bisa menciptakan overload yang banyak diisi oleh para pemain lawan untuk kemudian segera memindahkan bola ke sisi lapangan yang lain.

10.Mengumpan tidak selalu harus ke depan atau menyamping lapangan, umpan juga bisa diberikan ke belakang jika itu memang baik untuk dilakukan. Mengumpan ke belakang lapangan bisa memberikan kesempatan kepada tim kita untuk menata konfigurasi, menarik lawan untuk mengurangi kepadatan (density) daerah mereka dan menarik mereka dari daerah pertahanan mereka. Bahkan mengumpan ke kiper seringkali dilakukan dalam keadaan terdesak atau kehilangan ide (ingat bahwa kiper memiliki visi yang sangat baik terhadap keseluruhan lapangan). Jika Anda mengumpan ke kiper, sebaiknya Anda tahu kaki mananya yang lebih baik. Jika misalnya kaki kanannya lebih baik maka berilah ia umpan di kaki kanannya tersebut. Namun, kalau Anda bisa mengumpan ke depan dan hal itu cukup prospektif untuk serangan, jangan mengumpan ke samping atau ke belakang karena akan memboroskan waktu.

11.Jika Anda melihat bahwa celah-celah mengumpan ke depan pada suatu bagian lapangan tidak prospektif, kembalikan bola ke bagian lapangan yang lain (ke samping atau ke belakang) untuk mendapatkan celah-celah ke depan yang lebih prospektif.

12.Jika tim lawan masih sulit untuk ditembus karena konfigurasi mereka masif dan menekan, maka untuk sekedar tetap menguasai bola, jangan tergesa-gesa untuk merangsek maju tetapi umpan-umpankanlah bola diantara para pemain kita di daerah yang jauh dari konsentrasi para pemain lawan (defensive passes). Hal ini akan memaksa para pemain lawan untuk bergerak dan akan memecah kemasifan konfigurasi mereka.

13.Umpan silang (crossing) merupakan umpan yang sangat sering menciptakan gol. Ketika Anda ingin melakukannya, Anda tidak harus yakin bahwa ada teman Anda di tengah yang akan menerima bola. Umpankan saja bola ke tengah tanpa terlalu ambil pusing apakah di tengah ada teman atau tidak. Ini sekaligus untuk mendidik bahwa jika ada seseorang dari tim kita yang berpeluang untuk melakukan crossing, maka harus ada teman yang bersiap di tengah untuk menyambut bola. Untuk itu, jika Anda ingin memberi isyarat kepada teman Anda untuk melakukan crossing maka lebih baik ucapkan kepadanya ”Tengahkan bola” daripada ucapan ”Umpankan silang” karena ucapan yang terakhir akan membuat teman Anda tersebut berpikir kepada siapa dia akan mengumpan, padahal yang penting adalah mengumpankan bola ke tengah begitu saja. Namun demikian, jika Anda bisa melihat posisi teman Anda yang ada di tengah, maka itu tentu lebih baik lagi. Dan dalam melakukan crossing, mengarahkan bola tegak lurus ke tengah lapangan atau sedikit ke belakang lebih baik daripada mengarahkan bola menyudut ke depan karena yang belakangan itu lebih sulit untuk dikontrol atau dieksekusi. Kebanyakan crossing dilakukan dengan bola lambung yang siap disundul langsung atau dieksekusi dengan tendangan volley ke gawang lawan (terutama jika sewaktu melakukan crossing Anda tidak yakin apakah di tengah ada teman Anda sehingga bola tidak terpotong oleh lawan).

14.Umpan terobosan (through pass) bisa dilakukan di dekat gawang lawan dengan cara melewatkan bola di belakang lawan yang sedang menghadang dan ada teman yang akan mengejar bola tersebut untuk dieksekusi.

15.Mengumpan kepada diri sendiri (pass to yourself) adalah mengumpankan bola ke ruang kosong di belakang lawan yang menghadang kemudian secepat kilat kita kejar sendiri. Sehingga, umpan ini bisa juga disebut sebagai ’umpan terobosan kepada diri sendiri’. Umpan ini biasanya dilakukan untuk melewati last defender. Umpan ini merupakan alternatif yang bisa Anda lakukan selain melewati lawan dengan tetap menggiring bola. Filosofi dari umpan ini adalah, lawan harus berbalik dulu sebelum berlari mengejar bola sementara Anda cukup berlari ke arah depan secepat-cepatnya. Disamping itu, Anda mengetahui momen sementara lawan tidak mengetahui momen. Akan tetapi Anda hanya boleh melakukan ini jika Anda bisa berlari lebih cepat daripada lawan yang menghadang. Untuk melakukan umpan ini, Anda bisa menggunakan bola bawah atau dengan mencungkil bola melewati kepala lawan yang menghadang (sombrero move).

16.Menerima umpan pada dasarnya ada tiga macam : 1) mengeblok bola, 2) menahan laju bola secara perlahan dengan menggerakkan bagian tubuh yang bersentuhan dengan bola searah dengan laju bola (trapping), dan 3) melewatkan dan mengejar bola. Jika Anda menerima umpan dengan teknik 1, pastikan bola memantul ke arah kemana Anda akan berlari membawa bola, atau ke ruang kosong, atau langsung ke teman Anda (mengumpan). Ini penting terutama jika bola melaju sangat keras. Trapping juga merupakan pilihan terbaik ketika bola melaju sangat keras.

17.Begitu Anda menerima umpan, biasakan untuk langsung berlari membawa bola terlebih dahulu (prinsip receive dan move), dan jika posisi Anda tidak baik maka bawalah bola ke posisi yang lebih baik (misalnya ke ruang yang lebih luas), sembari pikirkan saat yang tepat untuk mengumpan dan kepada siapa Anda memberikan umpan, lalu lakukanlah. Namun kadang-kadang Anda tidak punya cukup ruang untuk berlari setelah menerima umpan, sehingga yang harus Anda lakukan adalah langsung mengumpankannya kepada teman.

18.Jika teman Anda mengumpan ke ruang kosong dengan harapan Anda mengejar bola, maka Anda harus tanggap dan segera mengejar bola tersebut.

19.Pada ruang yang sempit, mengontrol bola dengan satu sentuhan (one touch) merupakan pilihan yang sangat baik. Pada ruang yang sempit, Anda jangan gugup dalam mengolah bola sepanjang Anda bisa melindungi bola dengan baik seraya mencari sasaran umpan yang tepat.

20.Dalam keadaan terdesak, mengumpan balik ke pemberi umpan merupakan pilihan yang sangat baik. Tentu saja sepanjang si pemberi umpan berada dalam posisi yang memungkinkan untuk itu.

21.Jika ada bola umpan menuju ke arah Anda tetapi Anda melihat ada teman sesudah Anda yang berada pada posisi yang lebih baik untuk menerima umpan tersebut ketika itu, maka Anda bisa berpura-pura mau menerima bola akan tetapi Anda ternyata melewatkan bola untuk langsung diterima teman Anda tersebut.
(agusrahmata@gmail.com)
sumber:http://guruolahraga.com/sepak-bola/tips-singkat-umpan-mengumpan-pada-sepak-bola.ari

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More