Selasa, 21 Juni 2011

Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf

Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf
Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf  
Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara putra-putri Alm. Al-Habib Abdulkadir bin Abdurrahman Assegaf ( tokoh alim dan imam Masjid Jami' Asegaf di Pasar Kliwon Solo), berawal dari pendidikan yang diberikan oleh guru besarnya yang sekaligus ayah handa tercinta, Habib Syech mendalami ajaran agama dan Ahlaq leluhurnya.

Berlanjut sambung pendidikan tersebut oleh paman beliau Alm. Habib Ahmad bin Abdurrahman Assegaf yang datang dari Hadramaout. Habib Syech juga mendapat pendidikan, dukungan penuh dan perhatian dari Alm. Al-Imam, Al-Arifbillah, Al-Habib Muhammad Anis bin Alwiy Al-Habsyi (Imam Masjid Riyadh dan pemegang magom Al-Habsyi). Berkat segala bimbingan, nasehat, serta kesabaranya, Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf menapaki hari untuk senantiasa melakukan syiar cinta Rosull yang diawali dari Kota Solo. Waktu demi waktu berjalan mengiringi syiar cinta Rosullnya, tanpa di sadari banyak umat yang tertarik dan mengikuti majelisnya, hingga saat ini telah ada ribuan jama'ah yang tergabung dalam Ahbaabul Musthofa. Mereka mengikuti dan mendalami tetang pentingnya Cinta kepada Rosull SAW dalam kehidupan ini.
Ahbaabul Musthofa, adalah salah satu dari beberapa majelis yang ada untuk mempermudah umat dalam memahami dan mentauladani Rosul SAW, berdiri sekitar Tahun1998 di kota Solo, tepatnya Kampung Mertodranan, berawal dari majelis Rotibul Haddad dan Burdah serta maulid Simthud Duror Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf memulai langkahnya untuk mengajak ummat dan dirinya dalam membesarkan rasa cinta kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW .

Sampai sekarang, Habib syech masih melantunkan syair-syair indah nan menggetarkan hati Sholawat Shimthud Durror di berbagai tempat,,untuk di Jogja setiap malam Jumat Pahing di IAIN SUKA,Timoho..

Sholawat rutin :
setiap hari Rabu Malam dan Sabtu Malam Ba'da Isyak di Kediaman Habib Syech bin Abdulkadir Assegaf .
Pengajian Rutin Selapanan 'Ahbaabul Musthofa':
- Purwodadi ( Malam Sabtu Kliwon ) di Masjid Agung Baitul Makmur Purwodadi.
- Kudus ( Malam Rabu Pahing ) di Halaman Masjid Agung Kudus.
- Jepara ( Malam Sabtu Legi ) di Halaman Masjid Agung Jepara .
- Sragen ( Malam Minggu Pahing ) di Masjid Assakinah, Puro Asri, Sragen.
- Jogja ( Malam Jum'at Pahing ) di Halaman PP. Minhajuttamyiz, Timoho, di belakang Kampus IAIN.
- Solo ( Malam Minggu Legi ) di Halaman Mesjid Agung Surakarta.



Nama Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf sebagai pendakwah, boleh jadi belum dikenal secara luas di masyarakat. Namun di kalangan jamaah majelis shalawat atau kegiatan Maulidan, Beliau cukup dikenal. Terutama karena tokoh yang satu ini memiliki suara yang sangat merdu.

Selain itu beliau juga mencipta sendiri lagu qashidah yang nada dan iramanya dapat diterima telinga masyarakat, baik masyarakat yang akrab dengan kegiatan majelis shalawat maupun masyarakat awam.

Dengan suara yang merdu ini, habib yang satu ini berhasil memikat kalangan muda sehingga mereka menyukai qashidah dengan syair-syair yang seluruhnya bersumber dari kitab Simthud Durar tersebut. Tidak jarang pula kemudian kalangan muda ikut bergabung dalam majelis shalawat yang sudah ada.

Sebenarnya syair-syair qashidah yang dibawakan beliau bukanlah syair puji-pujian yang baru, namun Habib Syekh berhasil membentuk dan mengemas irama pembacaan maulid Tradisional menjadi lebih indah dan menggoda telinga yang mendengarnya.

Selain itu, Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf ini juga suka berbagi dan memberi, meski dia sendiri terkadang dalam kekurangan. Bahkan ketika mengawali dakwahnya ke pelosok-pelosok, ia membawa nasi bungkus, untuk dibagi-bagikan kepada jamaah.

Dengan Kereta Angin

Perjalanan hidup Habib kelahiran Solo, 20 September 1961, ini cukup berliku. Beliau pernah jaya sebagai pedagang tapi kemudian bangkrut. Di saat sulit itu, Habib Syekh melakukan dakwah menggunakan kereta angin ke pelosok-pelosok untuk melaksanakan tugas dari sang guru, almarhum Habib Anis bin Alwi Alhabsyi, imam masjid Riyadh Gurawan Solo.

Pada saat itu Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf juga sering diejek sebagai orang yang tidak punya pekerjaan dan habib jadi-jadian. Namun Habib Syekh tidak pernah marah atau mendendam kepada orang yang mengejeknya. Justru sebaliknya, beliau tetap tersenyum dan memberi sesuatu kepada orang tersebut.

Terkadang Habib Syekh bin Abdul qadir Asseggaf rutin memberikan ta’lim di Kebagusan, sedangkan dakwah rutinnya di kota Solo dan kota kota di jawa tengah.
sumber :
http://www.facebook.com/group.php?gid=130542377863&ref=ts  (PECINTA dan PENGGEMAR SHOLAWAT BARENG HABIB SYECH)
http://www.facebook.com/note.php?note_id=172357807548 SYEKHER MANIA CLUB (PECINTA HABIB SYEKH BIN AA)

(agusrahmata@gmail.com)

Senin, 20 Juni 2011

Manfaat Amalan Surat AL Waqi'ah


Surat Al Waqi'ah 
tunardy.com

Sabda Rasulullah s.a.w.: “Sesiapa membaca surah Al-Waqi’ah setiap hari, ia tidak akan ditimpa kefakiran.”
Sabda Rasulullah s.a.w. : “Siapa membaca surah Al-Waqi’ah setiap malam, dia tidak akan ditimpa kesusahan atau kemiskinan selama-lamanya. (Diriwayatkan oleh Baihaqi dari Ibnu Mas’ud r.a.)
Sabda Rasulullah s.a.w. : “Ajarkanlah surah Al-Waqi’ah kepada isteri-isterimu. Kerana sesungguhnya ia adalah surah Kekayaan.” (Hadis riwayat Ibnu Ady)
Sabda Rasulullah s.a.w. : “Barang siapa yang membaca surah Al-Waqi’ah setiap malam maka dia tidak akan tertimpa kefakiran dan kemiskinan selamanya. Dan surah Al-Waqi’ah adalah surah kekayaan, maka bacalah ia dan ajarkan kepada anak-anakmu semua.”
Menurut fatwa sebahagian Ulama’ katanya: “Barangsiapa membaca surah Al-Waqi’ah pada setiap hari dan malam dalam satu majlis sebanyak 40 kali, selama 40 hari pula, maka Allah akan memudahkan rezekinya dengan tanpa kesukaran dan mengalir terus dari pelbagai penjuru serta berkah pula.”
Surah Al-Waqi’ah adalah surah yang ke -56 di dalam Al-Quran, terletak pada juzuk ke 27 dan terdiri dari 96 ayat. Dinamakan Al-Waqi’ah kerana di ambil dari lafal Al-Waqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surah ini, yang ertinya kiamat. Di dalam surah Al-Waqi’ah ini menerangkan tentang hari kiamat, balasan yang diterima oleh orang-orang mukmin dan orang-orang kafir. Diterangkan pula penciptaan manusia, tumbuh-tumbuhan, dan api, sebagai bukti kekuasaan Allah dan adanya hari berbangkit.
Di dalam surah Al-Waqi’ah terkandung beberapa khasiat, antara lain:
  • Bila orang membiasakan membaca surah ini setiap malam satu kali, maka dia dijauhkan dari kemiskinan selamanya.
  • Bila di baca 14 kali setiap selesai solat Asar, maka orang yang membacanya itu akan memperoleh kekayaan yang berlimpah ruah.
  • Jika di baca surah ini sebanyak 41 kali dalam satu majlis (sekali duduk), insyaAllah di tunaikan segala hajatnya khususnya yang berkaitan dengan rezeki.
  • Supaya menjadi orang yang kaya sentiasa bersyukur, amalkan membaca surah ini sebanyak 3 kali selepas solat subuh dan 3 kali selepas solat Isya’. InsyaAllah tidak akan berlalu masa setahun itu melainkan ia akan di jadikan seorang yang hartawan lagi dermawan.
  • Amalan orang-orang sufi, supaya dilimpahkan rezeki. Hendaklah berpuasa selama seminggu bermula pada hari Jumaat. Setiap selepas solat fardhu bacalah Surah Al-Waqi’ah ini sebanyak 25 kali sehinggalah sampai pada malam Jumaat berikutnya; pada malam Jumaat berikutnya itu, selepas solat Maghrib bacalah surah ini sebanyak 25 kali, selepas solat Isya’ bacalah surah ini sebanyak 125 kali diikuti dengan selawat keatas Nabi sebanyak 1000 kali. Setelah selesai, hendaklah ia memperbanyakkan sedekah. Kemudian amalkanlah surah ini sekali pada waktu pagi dan petang. Insya’Allah berhasil.
  • Surah ini jika dibaca disisi mayat atau orang yang sedang nazak, insyaAllah di permudahkan untuk roh keluar dari jasadnya. Jika dibaca disisi orang sakit, diringankan kesakitannya. Jika di tulis, kemudian dipakaikan kepada orang yang hendak bersalin, InsyaAllah segera melahirkan dengan mudah. Boleh juga dibaca disisi orang yang hendak bersalin sebagai selusuh.
Menurut As’Syeikh Abi’l Abbas katanya
  • Bila hendak mengamalkan surah Al-Waqi’ah ini, terlebih dahulu berpuasa selama 7 hari, di mulai pada hari Jumaat berakhir pada hari Khamis. Puasanya “tidak memakan sesuatu yang bernyawa / tidak makan ikan, daging, segala haiwan, hanya makan sayur-sayuran sahaja.
  • Dalam 7 hari itu, sesudah solat fardhu, membaca surah Al-Waqi’ah sebanyak 25 kali. Apabila bacaan tersebut di mulai setelah solat fardhu Subuh pada hari Jumaat pertama, maka diakhirilah pembacaan Al-Waqi’ah itu pada setelah fardhu Isya’ pada Jumaat berikutnya.
  • Pada malam Jumaat terakhir ini hendaklah membaca surah Al-Waqi’ah sebanyak 125 kali kemudian selawat 1000 kali.
jadi kalo mau jadi orang kaya maka perbanyaklah mengamalkannya. Tapi bagi saya sendiri mungkin belum kuat untuk mengamalkan terus terang saya masih takut kalau saya kaya malah lupa agama. Ini bisa saja terjadi jadi selain amalan tersebut anda juga harus ingat semua itu kehendak Alloh SWT dan iman kita harus dijaga karena dari suatu buku yang telah saya baca menekankan bahwa miskin lebih utama daripada kaya maksudnya biasanya orang yang kurang hartanya selalu mendekatkan diri pada Alloh SWT, tapi kalau orang yang kaya biasanya kurang dekat dengan-Nya karena lebih mementingkan pekerjaaan dunia. Ini bukan berarti kita tidak Boleh kaya sahabat Nabi Muhammad SAW ada yang kaya.Tapi ini juga berat kalo bagi kita seweaktu harus mengikuti sahabat nabi. Kesimpulan dari buku tersebut orang miskin harus bersabar dan ornag kaya harus dermawan. (agusrahmata@gmail.com)

*sumber alivewire.wordpress.com

Sejarah Purworejo


Sejarah Kab. Purworejo 

Prasasti Kayu Ara Hiwang ditemukan di Desa Boro Wetan (Kecamatan Banyuurip), jika dikonversikan dengan kalender Masehi adalah tanggal 5 Oktober 901. Ini menunjukkan telah adanya pemukiman sebelum tanggal itu. Bujangga Manik, dalam petualangannya yang diduga dilakukan pada abad ke-15 juga melewati daerah ini dalam perjalanan pulang dari Bali ke Pakuan.
Pada masa Kesultanan Mataram hingga abad ke-19 wilayah ini lebih dikenal sebagai Bagelen (dibaca /ba·gÉ™·lÉ›n/). Saat ini Bagelen malah hanya merupakan kecamatan di kabupaten ini.
Setelah Kadipaten Bagelen diserahkan penguasaannya kepada Hindia-Belanda oleh pihak Kesultanan Yogyakarta (akibat Perang Diponegoro), wilayah ini digabung ke dalam Karesidenan Kedu dan menjadi kabupaten. Belanda membangun pemukiman baru yang diberi nama Purworejo sebagai pusat pemerintahan (sampai sekarang) dengan tata kota rancangan insinyur Belanda, meskipun tetap mengambil unsur-unsur tradisi Jawa. Kota baru ini adalah kota tangsi militer, dan sejumlah tentara Belanda asal Pantai Emas (sekarang Ghana), Afrika Barat, yang dikenal sebagai Belanda Hitam dipusatkan pemukimannya di sini. Sejumlah bangunan tua bergaya indisch masih terawat dan digunakan hingga kini, seperti Masjid Jami' Purworejo (tahun 1834), rumah dinas bupati (tahun 1840), dan bangunan yang sekarang dikenal sebagai Gereja GPIB (tahun 1879).
Alun-alun Purworejo, seluas 6 hektar, konon adalah yang terluas di Pulau Jawa.
Belajar dari sejarah ini kita harus menghargai sejarah dan ke depannya kita harus menjadi manusia yang lebih baik supaya Indonesia bisa maju. (agusrahmata@gmail.com)

*sumber wikipedia

Makanan Khas Purworejo


Makanan Khas Daerah

Beberapa masakan dan makanan khas Purworejo antara lain:
  • Dawet Hitam: sejenis cendol yang berwarna hitam, sangat digemari pemudik dari Jakarta. Untuk penjual dawet hitam yang asli adalah di timur jembatan Butuh.
  • Tahu Kupat (beberapa wilayah menyebut "kupat tahu"), sebuah masakan yang berbahan dasar tahu dengan bumbu pedas yang terbuat dari gula jawa cair dan sayuran seperti kol dan kecambah.
  • Geblek : makanan yang terbuat dari tepung singkong yang dibentuk seperti cincin, digoreng gurih
  • Clorot : makanan terbuat dari tepung beras dan gula merah yang dimasak dalam pilinan daun kelapa yang masih muda (janur kuning). (Berasa dari kecamatan Grabag)
  • Rengginang : gorengan makanan yang terbuat dari ketan yang dimasak, berbentuk bulat, gepeng.
  • Lanting : makanan ini bahan dan bentuknya hampir sama dengan geblek, hanya saja ukurannya lebih kecil. Setelah digoreng lanting terasa lebih keras daripada geblek. Namun tetap terasa gurih dan renyah.
  • Kue Satu : Makanan ini terbuat dari tepung ketan, berbentuk kotak kecil berwarna krem, dan rasanya manis.
  • Kue Lompong : Berwarna hitam, dari gandum berisi kacang dan dibugkus dengan daun pisang yang telah mengering berwarna kecoklatan (klaras).
  • Tiwul punel: Terbuat dari gaplek ubi kayu
  • Krimpying : Makanan ini berbahan dasar singkong, seperti lanting tapi berukuran lebih besar dan lebih keras, berwarna krem, bentuknya bulat tidak seperti lanting yang umumnya berbentuk seperti angka delapan.Rasa makanan ini gurih.
Mungkin untuk anda yang tertarik silahkan berkunjung ke Kabupaten Purworejo. Jangan lupa juga mencicipi makanan tersebut. Sekalian juga bawa pulang untuk oleh-oleh. (agusrahmata@gmail.com)

*sumber wikipedia

Universitas dan Sekolah di Purworejo


 Berikut ini adalah data beberapa universitas dan sekolah yang terdapat di Kab. Purworejo. Sebagai referensi untuk anda yang menginginkan info pendidikan di daerah purworejo. Berikut ini datanya :

Perguruan Tinggi

  • Universitas Muhammadiyah Purworejo
  • Akademi Komputer Bina Sarana Informatika (BSI) Cabang Purworejo
  • Sekolah Tinggi Agama Islam An-Nawawi
  • Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama
  • Politeknik Sawunggalih Aji Kutoarjo
  • Politeknik Megatek
  • Akademi Keperawatan Purworejo
  • Akademi Kebidanan Bhakti Putra Bangsa
  • STIE "RAJAWALI" Purworejo

Sekolah Dasar(atau sederajat)

  • SD Sukogelap Kemiri Purworejo
  • SD Wolojurutengah Nambangan Grabag Purworejo
  • SD Kalipuring Kalipuring
  • SD Pius Bakti Utama, Kutoarjo
  • SD Negeri Cangkrep kidul I Purworejo
  • SD Negeri Sruwohdukuh, Butuh, Purworejo
  • SD Negeri Lubang Indangan , Butuh , purworejo
  • SD Negeri Kemadu ,Kutoarjo , Purworejo
  • SD Negeri Banyuurip, Banyuurip, Purworejo
  • SD Negeri Sumbersri, Sumbersari, Purworejo
  • SD Negeri Golok, Banyuurip, Purworejo
  • SD Negeri Bayan,Bayan, Purworejo
  • SD Negeri Tambakrejo, Purworejo
  • SD Negeri Sebomenggalan, Purworejo
  • SD Negeri Tirtodranan, Sindurjan, Purworejo
  • SD Negeri Kuwurejo, Kutoarjo, Purworejo
  • SD Negeri Tlogorejo, Purwodadi, Purworejo
  • SD Negeri Plandi, Purwodadi, Purworejo
  • SD Negeri Ganggeng 1/2, Ganggeng, Purworejo
  • SD Negeri Ngombol, Ngombol,Purworejo
  • SD Negeri 1 Kalinongko, Loano, Purworejo
  • SD Negeri 1 Jenarwetan, Purwodadi,Purworejo
  • SD Negeri 2 Jenarwetan, Purwodadi,Purworejo
  • SD Negeri 1 Jenarlor, Purwodadi, Purworejo
  • SD Negeri 2 Jenarlor, Purwodadi, Purworejo
  • SD Negeri Bedug, Bagelen,Purworejo
  • SD Negeri Cangkrep Lor 2, Purworejo

Sekolah Menengah Pertama (atau sederajat)

Sekolah Menengah Atas (atau sederajat)

11 unit Sekolah Menengah Atas Negeri   1 unit Madrasah Aliyah Swasta

7 unit Sekolah Menengah Atas Swasta

Sekolah Kejuruan

  • SMK Taman Siswa Purworejo (STM TKM Purworejo)
Yang di Pimpin Oleh Bapak Gandung Ngadino
 untuk yang ingin mendaftar silakan aja segera ke tempat pendaftaran masing-masing sekolah/perguruan tinggi tersebut jangan sampai ketinggalan. *info ini diambil dari wikipedia 

(agusrahmata@gmail.com)






























Jumat, 17 Juni 2011

Jalan di Purworejo Khususnya JL. Kemiri - Pituruh Rusak Parah

Purworejo, Menyedihkan jalan yang dilewati oleh pengguna jalan di kecamatan Kemiri menuju Kecamatan pituruh rusak parah. Namun belum juga diperbaiki oleh dinas terkait. Ini tentunya sangat merugikan masyarakat yang selalu menggunakan jalan itu untuk kegiatan sehari-hari. Lebih-leih jalan ini sebenarnya sudah diperabiki beberapa bulan yang lalu namun hal ini ternyata belum berdampak signifikan terhadap kodisi jalan tersebut.
Jalan berlubang tepat di timur SMP N 18 Purworejo
Tidak hanya itu jalan yang melintasi Kecamatan Kemiri dan Pituruh ini bahkan ada yang berlubang. Lubang ini terjadi karena di bawah jalan tersebut ada sambungan air. Lokasi jalan berlubang ini berada dekat dengan SMP Negeri 18 Purworejo yang statusnya sekarang SSN (Sekolah Standar Nasional) ini tentuya menganggu aktivitas siswa untuk pergi ke sekolah tersebut. Terlebih lagi jalan yang menghubungkan dua kecamatan ini merupakan akses yang peting menuju tempat pertanian biit yang menuju beberapa Desa di kecamatan Kemiri diantaraya Desa Kroyo Lor, Desa Samping dan Desa Rejowinangun serta desa disekitarnaya.Ini merugikan sekali jika tidak nantinya akan berdampak pada pemborong bibit para petani yang sulit menjangkau desa tersebut, sehingga muncul masalah baru yaitu ruginya para petani bibit di desa tersebut yang beberapa tahun elakangan ini sudah sepi pesanan bibitnya.
Aspal jalan rusak
Selain itu usaha-usaha yang ada di pinggir jalan dua kecamatan ini tentunya akan rugi pula karena akses menuju ke tempat usahaya tidak nyaman. Bahkan ada yang berkomentar seperti ini "Jalane rusak parah ki kok ra di perbaiki" (red :jalanya rusak seperti ini kok tidak di perbaiki). Ini tentunya menjadikan suatu yang mengandung bayak kerugian di era globalisasi yang membutuhkan infrastruktur yang baik sehingga para investor mau menanamkan modalnya di Kabupaten Purworejo tercinta ini. Oleh karenanya kami mohon untuk Pemerintah Kabupaten Purworejo dan juga jajaranya agar segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut,sehigga tidak menimbulkan kerugian bagi pengguna jalan dan sektor usaha rakyat. (agusrahmata@gmail.com)

Sabtu, 01 Januari 2011

Sewa Mobil Antar Kota Antar Provinsi, Sewa Mobil Murah


gambar mobil untuk visualisasi
Iklan dialihkan ke http://kroyolor.blogspot.com/2011/01/daftar-iklan-gratis-kami.html
atau silahkan klik disini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More